Cerita Pendek | Cerpen Anak Sekolah Jatuh Cinta - Anak remaja yang duduk di bangku sekolah menengah pertama kelas VII. Mungkin umrur ini masih terlalu muda untuk jatuh cinta. Tapi wajar karena mereka sudah memiliki daya tarik yang cukup besar terhadap lawan jenisnya. Saya sendiri (imam) akan bercerita sedikit pengalaman yang saya tau dan alami saat masih SMP.
Cerpen Romantis Anak Remaja yang saya tulis mungkin sedikit menunjukan jaman yang saat sedang terjadi dan cerita ini berisi tentan Jatuh cinta ala anak remaja. Cinta? sebagian orang tidak terlalu mementingkan cinta, mungkin karena pengalamnya yang buruk atau memang karena dia tidak terlalu menanggapi perasaan lawan jenisnya.
Cerita anak muda menjalin hubungan tentu tidak salah asal tau batasannya dan bertingkah sewajarnya. Namun tidak sedikit yang mungkin melibatkan nafsu untuk menjalin hubungan. Penyebabnya karena internet yang lebih banyak menampilkan gambar-gambar yang kurang baik dan handphone yang salah dalam penggunaannya. Namun ini tergantung si pemakainya
Cerita pendek anak sekolah berawal dari pembagian kelas untuk anak baru kelas VII.
Di awal masuk kelas semua berjalan wajar, namun kala itu aku yang duduk di bangku kelas VII A sedikit kurang percaya diri. Masa istirahat yang seharusnya untuk bermain, jajan, atau nongkrong di luar tidak aku lakukan karena malu :D Namun setelah beberapa minggu aku mulai memberanikan diri untuk keluar dan jajan. Siapa sangka ada dua perempuan yang suka aku dan meminta nomer telefonku. Tapi aku belum berani bertemu untuk sekedar memberi nomerku melainkan aku titipkan nomerku ke teman sekelas dan sekaligus teman si perempuan itu Lisa dan Pipit(almarhumah).
Kami berlanjut ke sms'an yang berlanjut ke rasa sayang. Tapi aku masih belum berani untuk terbuka terhadap teman-temanku. Lisa yang lebih meresponku dan dia yang lebih bisa nyenengin dan ngertiin aku yang buat aku lebih berani. Namun kedekataan ini tidak lama dan akhirnya bubaran.
Cerita pendek anak sekolah di kelas VIII D
Di awal masuk kelas VIII D ada acara pembentukan struktur organisasi kelas yang saat itu belum dibentuk. Ada seorang guru yang saat itu menanyakan kelas VIII D sudah di bentuk organisasi kelas belum? dan belum jawab kami sekelas.
Lalu di bentuklah organisasi siswa dengan aku (imam) sebagai ketua kelas :D
diawal mulai pembelajaran ada salah seorang perempuan yang cukup buat aku meliriknya. Dia Silvi Oktriana. Awal deket sama Silvi sih ga terlalu susah, namun aku masih malu buat deketinnya. Dan aku punya taktik buat bisa deketin dia dengan cara PINJEM PULPEN :D
Aku pura-pura ga punya pulpen (ilang) dan yaaa aku pinjem ke silvi. Jam pelajaran jeda, lalu istirahat. Siapa sangka, aku selipin kertas kecil yang terjepit di tutup pulpen itu yang bertulis "minta nomer kamu" . Aku yang nulis gak berani nanyain nomernya di (setelah dia baca tulisanku). Justru silvi yang tanya aku kalo aku minta nomernya silvi. Terus aku dikasih nomernya :D
Dari situ ada sms-smsan dan curhat-curhat yang buat kita tambah deket dan sampai akhirnya aku ngajak pacaran dan dia menerimanya :D (jadian nih imam) :v
Aku nyaman sama silvi, dia juga gitu mungkin :D sering banget sharing kalo ada apa-apa, saling bantu kalo lagi susah, seperti waktu itu pas pelajaran matematika (pelajaran yang aku benci) :D Saat itu ada PR dan besok disuruh maju ditunjuk sama ibu guru seperti biasanya. Berhubung aku ga ngerti aku minta bantuan sang kekasih Silvi.
Malam itu aku kerumah Silvi dan disuguhi kacang rebus :D (mirip orang pacaran tahun 90an) :D tapi aku seneng. Silvi beda sama yang lain :D
Aku belajar dan coba buat pahami semua yang silvi ajarin ke aku. Hari H pun tiba. Pelajaran matematika dimulai. Dagdigdug sudah biasa :D dan pasti sang ketua yang tampan di tunjuk suruh ngerjain soal dari si ibu guru.
Jawaban pertama aku GAGAL :D Planga plongo di depan-pun terjadi :D
Sok pura-pura mikir (padahal udah gak bisa). Terus ganti soal, dan yang kedua kalinya gagal lagi :D. Sampai soal ketiga dikasih dan mirip seperti waktu aku belajar di rumahnya silvi. Sedikit keinget di tambah lagi gurunya keluar :D ditambah lagi aku tanya silvi :D aku selesai jawab dan sang guru masuk. Taraaa, jawabanpun BENAR :D
Satu hari aku yang sedang berlatih untuk lomba bola volly tidak ikut latihan karena sakit :(
sampai aku masuk rumah sakit selama 10 hari. Rupanya banyak orang yang merasa kehilangan sosok orang yang pecicilan dan nakal kaya aku.
10 hari dirumah sakit akhirnya aku pulang kerumah. Dua hari setelah pulang, teman-teman sekelas dan Silvi sang kekasih kerumah buat besuk aku yang masih sakit :( Dirumah liat temen-temen pada main serasa seneng tapi sedih juga :')
Hampir satu bulan aku tidak masuk sekolah, lalu masuk sekolah denga wajah yag masih putih pucat dan lebih kurus. Disekolah berjalan seperti biasanya sama silvi dan yang lainnya. Namun ada satu perempuan yang dulu deket jadi deket lagi yaitu LISA.
Liss dateng dan aku sama silvi mulai pudar dan aku jadi sering menutup-nutupi sesuatu, dan sampai akhirnya aku putusin silvi. :( Lisapun tidak jadi pacar aku karena aku yang gak ada rasa sama lisa. Sampai saatnya aku ada janji sama si Pipit (alm.) yang dulu sempet bilang kalo nanti di kelas VIII jadian. Dia nagih janji itu dan aku jadian sama pipit(alm.)
Memasuki UUTS SMP ada seorang yang buat aku melirik yaitu Retno. Pertama liat pas UUTS tepatnya di ruangan pojok kelas 9F. Aku duduk di depannya dia nomer 2 pas. Aku yang iseng menghalangi kakinya pas dia pulang. Mulai dari situ pertempuran benci dimulai. Dia disekolah yang selalu kasih muka kesel n' very dislike, tapi aku godain dia terus dan dia makin benci sama aku. Tapi dia bilang "biasanya ketemu di tukang batagor, kok sehari gak ketemu aku nyariin banget sampai nyari tahu kesana kemari".
One day aku papasan retno di depan kelas 8F. Dengan sengaja aku halangi dia dan aku minta nomernya dengan nada bercanda. Dan dia bilang "BAYAR SERIBU!" :D Sontak langsung aku kasih dia serebu dan tanpa basa basi aku dikasih nomernya :D Dan akhirnya aku smsn dan bahas ini itu sama retno sampai akhirnya aku nembak dia. Dari situ ada kejelasan relatonship antara imam dan retno, lebih tepatnya pacaran ala anak SMP yang lagi lebay-lebaynya.
Namun saat itu aku sudah punya pacar dan Retno jadi selingkuhanku :D Semenjak itu kita jadi jarang ada komunikasi.- (sedang dalam proses)
Cerpen anak SMP yang saya tulis hanya sebagian saja dan masih ada cerpen di kelas VIII pada artikel saya selanjutnya. Kunjungi terus blog saya untuk bisa terus tahu cerita-cerita imam di masa dulu. Lihat juka artikel imam lainnya yang ber-lebel Cara Move On atau Melupakan Mantan


